
I. Prinsip yang digunakan saringan molekuler karbon Pemisahan udara (N₂ dan O₂) tidak didasarkan pada adsorpsi kesetimbangan statis ukuran molekul atau polaritas, melainkan pada perbedaan laju difusi.
Oksigen (O₂): Memiliki diameter kinetik yang lebih kecil (sekitar 0,346 nm). Laju difusinya di dalam mikropori saringan molekuler karbon sangat cepat, sehingga memungkinkan oksigen untuk dengan cepat terserap ke dalam saluran pori.
Nitrogen (N₂): Memiliki diameter kinetik yang sedikit lebih besar (sekitar 0,364 nm). Laju difusinya di dalam mikropori jauh lebih lambat daripada oksigen.
Meskipun nitrogen pada akhirnya dapat terserap, ukuran pori saringan molekuler karbon dikontrol secara tepat sehingga kecepatan difusi kedua gas ke dalam pori berbeda satu orde besarnya (biasanya, O₂ berdifusi ratusan kali lebih cepat daripada N₂).
II. Deskripsi Proses (Adsorpsi Ayunan Tekanan, PSA)
Sistem pembangkit nitrogen Pressure Swing Adsorption (PSA) biasanya terdiri dari dua menara adsorpsi yang diisi dengan saringan molekuler karbon.
Tahap Adsorpsi: Udara terkompresi melewati satu menara adsorpsi dari bawah ke atas. Kotoran seperti oksigen, uap air, dan karbon dioksida dengan cepat diadsorpsi oleh saringan molekuler karbon, sementara nitrogen yang berdifusi lambat sebagian besar melewati menara dan dikeluarkan sebagai gas produk dengan kemurnian tinggi.
Tahap Regenerasi: Tepat sebelum menara adsorpsi ini jenuh, sistem secara otomatis beralih ke menara lain untuk beroperasi. Menara yang jenuh kemudian diregenerasi dengan cara menurunkan tekanannya secara cepat (desorpsi), yang melepaskan oksigen yang teradsorpsi dan pengotor lainnya ke atmosfer.
Kedua menara tersebut bergantian antara adsorpsi dan regenerasi, sehingga memungkinkan produksi nitrogen secara terus menerus.
Jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih lanjut tentang kami, Anda dapat mengklik di sini. www.carbon-cms.com.
Hak cipta
@ 2026 Saringan Molekuler Chizhou Shanli Co., Ltd. Hak cipta dilindungi undang-undang.
DUKUNGAN JARINGAN